Rabu, 06 Maret 2013

Dampak Pemanasan Global

 - Musnahnya berbagai jenis keanekaragaman hayati;

- Meningkatnya frekwensi dan intensitas hujan badai, angin topan, dan banjir;

- Mencairnya es dan glasier di kutub;

- Meningkatnya jumlah tanah kering yang potensial menjadi gurun karena kekeringan yang berkepanjangan;

- Kenaikan permukaan laut hingga menyebabkan banjir yang luas;

- Kenaikan suhu air laut menyebabkan terjadinya pemutihan karang (coral bleaching) dan kerusakan terumbu karang di seluruh dunia;

- Meningkatnya frekwensi kebakaran hutan;

- Menyebarnya penyakit-penyakit tropis, seperti malaria, ke daerah-daerah baru karena bertambahnya populasi serangga (nyamuk);

- Daerah-daerah tertentu menjadi padat dan sesak karena terjadi arus pengungsian.

Sumber: Departemen Komunikasi dan Informatika Republik Indoneia, 2007.

Penyebab Pemanasan Global


Pemanasan global disebabkan oleh pembakaran bahan bakar fosil, seperti batu bara, gas alam, dan sejenisnya yang tidak dapat diperbarui. Proses pembakaran tersebut melepas karbondioksida, CO2, metana serta gas-gas lainnya yang dikenal sebagai gas rumah kaca. Ketika atmosfer semakin dipenuhi gas-gas rumah kaca, maka atmosfer semakin menjadi insulator yang menahan lebih banyak panas dari matahari yang dipancarkan ke bumi. Sayangnya hutan yang berfungsi sebagai penyerap gas rumah kaca tersebut juga semakin hari semakin berkurang luasnya karena pohon-pohon ditebangi untuk kebutuhan dan gaya hidup manusia.

Sebagaimana diketahui bahwa segala sumber energi yang terdapat di bumi berasal dari matahari. Sebagian energi tersebut dalam bentuk radiasi gelombang pendek, termasuk cahaya tampak. Ketika energi ini mengenai permukaan bumi, energi berubah dari cahaya menjadi panas yang menghangatkan bumi. Permukaan bumi akan menyerap sebagian panas dan memantulkan kembali sisanya. Sebagian dari panas ini sebagai radiasi infra merah gelombang panjang ke angkasa luar. Namun sebagian panas tetap terperangkap di atmosfer bumi akibat menumpuknya jumlah gas rumah kaca, antara lain yang menjadi perangkap gelombang radiasi ini. Gas-gas ini menyerap dan memantulkan kembali radiasi gelombang yang dipancarkan bumi dan akibanya panas tersebut akan tersimpan di permukaan bumi. Hal tersebut terjadi berulang-ulang dan mengakibatkan suhu rata-rata tahunan bumi terus meningkat.

Perlu diketahui bahwa karbondioksida akan tetap berada di atmosfer selama seratus tahun atau lebih sebelum alam mampu menyerapnya kembali. Jadi seandainya saat ini manusia di muka bumi tidak lagi melepas gas rumah kaca ke atmosfer, namun karbondioksida yang telah terlanjur dilepas selama ini akan tetap memanaskan bumi selama seabad yang akan datang. Apalagi jika emisi gas rumah kaca terus berlangsung seperti sekarang, maka pada awal abad ke 22 konsentrasi karbondioksida di atmosfer diperkirakan akan meningkat hingga tiga kali lipat bila dibandingkan masa sebelum era industri.


Sumber: Selebaran Departemen Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, 2007.

Be A Good Man For Our Planet

There are no passengers on spaceship earth. We are all crew. [Marshall McLuhan]


Ide bagus, Marshall!
Siapa pun yang mengaku sebagai penghuni bumi memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga keberlangsungan bumi dengan baik. Tanpa ada tapi. Sekecil-kecilnya hal di bawah ini bisa dilakukan untuk mencapai tujuan menjaga keberlangsungan bumi dengan baik:

1. Lakukan penghematan energi dengan menggunakan bola lampu hemat energi;

2. Menggunakan AC, televisi, radio, kulkas, mesin cuci, dan perkakas elektronik lainnya dengan efisien;

3. Menggunakan keranjang permanen/tas belanja untuk berbelanja. Kurangi penggunaan tas plastik dan kertas;

4. Menggunakan produk ramah lingkungan, seperti sabun cuci yang mudah terurai, mobil hemat bahan bakar, perkakas elektronik dengan tanda "energy star";

5. Membuang sampah pada tempat sampah. Hal ini dapat membantu mengurangi polusi udara dan tanah;

6. Hemat pemakaian air;

7. Menggunakan kendaraan bermotor bila sangat dibutuhkan saja, selebihnya bisa memanfaatkan sepeda, transportasi umum, atau berjalan kaki;

8. Membeli produk-produk lokal;

9. Berkendara dengan cerdik. Emisi CO2 dapat dikurangi dengan cara berkendara yang benar, seperti menggunakan perseneling sesuai kecepatan, tidak membuang-buang gas, atur kecepatan tetap stabil, perhatikan udara pada ban kendaraan, tune-up kendaraan secara teratur;

10. Lestarikan hutan dan (dalam skala kecil) lestarikan lingkungan alam sekitar tempat kita berada;

11. Menanam pohon sebanyak-banyaknya untuk mengurangi karbondioksida;

12. Menggunakan kembali barang bekas yang masih layak pakai, daur ulang barang bekas, kurangi penggunaan barang-barang yang tak diperlukan, dan sebisa mungkin perbaiki barang yang rusak apabila masih memungkinkan untuk diperbaiki dan digunakan kembali.

13. Kreatiflah!




Selasa, 05 Maret 2013

Kala Senja


Semburat merah dan jingga berarak menemani Siang pulang
Mengantar Siang menuju istirahatnya setelah seharian beraktivitas
Siang pun telah lelah, tak sabar untuk segera merebah

Semburat merah dan jingga tampak indah berlatar hampir gelap
Siang sayu menatap indah itu
Mencoba menggambar bayang Malamnya di sana

Rindu melesak
Berharap bertemu Malam sebelum dirinya lenyap
Memejam, mengecup manis Malam sepenuh hati

***

Semburat merah dan jingga telah menjadi tanda
Sesosok gelap yang tampak berkuasa sekaligus melindungi mulai menampakkan diri
Menjelang tugasnya, bergegas agar tak tertinggal

Semburat merah dan jingga yang indah itu membuatnya gugup
Malam tahu semburat itu tak akan lama
Malam mengejar berharap tak tertinggal

Tergopoh-gopoh Malam mengejar Siang yang beranjak pulang
Berharap belum terlambat bertemu Siang
Merengkuhnya dalam rindu, memagut menumpahkan segala hasrat



Senin, 04 Maret 2013

What Does It Means?

  • I have lost my tongue = a person who is speechless
  • I am over the moon = a person who is extremely happy and excited
  • I have turn over a new leaf = a person who has reformed; become a better person
  • They fell off the back of lorry! = a person who has some things he/she has stolen
  • I am a bit thin on top = a person who has not got much hair or becoming bald
  • I have been cooking the books = a person who has altered the accounts of a company in order to deceived
  • I have let the cat out of the bag = a person who has revealed a secret, probably accidentally
  • There are no flies on me = a person who would be difficult to deceive
  • I must tighten my belt = a person who is going to economize
  • I am in two minds about it = a person who is undecided about something
  • I have just had forty winks = a person who has had a short sleep
  • I have just put my foot in it = a person who has made an embarrassing mistake
  • I smell a rat = a person who is suspicious about something
  • I am on my last legs = a person who is close to death
  • I have been taken for a ride = a person who has been deceived or tricked by someone
  • I have got butterflies in my stomach = a person who is feeling nervous

Jumat, 01 Maret 2013

Surya


Seperti kembali 5 tahun yang lalu
Di tempat yang sama ketika Bagas dan Surya bertemu pandang
Dua pemuda yang kebingungan menginjak riuh kota
Dua pemuda yang berjabat tangan untuk saling mendukung




Surya terpekur
Kemanakah janji itu?
Bagas tak ada lagi untuk mendukungnya
Bagas pergi meninggalkannya


Surya marah
Kelam rautnya merah matanya
Jangan berjanji jika kau tak dapat memenuhinya, Bagas!
Jangan membuat orang berharap jika kau tak berniat!

Untukmu Ibu




Ketika kau berpikir aku tak memperhatikan, saat kau memberi makan kucing dan aku belajar adalah hal yang baik berbuat baik pada binatang.

Ketika kau berpikir aku tak memperhatikan, saat kau membuat makanan kesukaanku dan aku belajar bahwa hal kecil dapat menjadi sesuatu yang spesial.

Ketika kau berpikir aku tak memperhatikan, saat kau berdoa, aku tahu bahwa ada Tuhan yang dapat selalu kuajak bicara dan aku belajar untuk percaya pada Nya.

Ketika kau berpikir aku tak memperhatikan, saat kau membuat makanan untuk orang lain, aku belajar bahwa kita harus peduli pada orang lain.

Ketika kau berpikir aku tak memperhatikan, kau memberi uang, tenaga, waktu, dan pikiran untuk menolong orang yang membutuhkan, aku belajar bahwa kita harus saling berbagi apa yang kita punya.

Ketika kau berpikir aku tak memperhatikan, saat kau menciumku, aku merasa dicintai dan aman.

Ketika kau berpikir aku tak memperhatikan, saat kau merawat rumah dan setiap orang di dalamnya, aku belajar kita harus menjaga apa yang diberikan kepada kita.

Ketika kau berpikir aku tak memperhatikan, saat kau menjalankan kewajibanmu, bahkan ketika kau merasa letih, aku belajar bahwa aku harus bertanggung jawab terhadap kewajibanku.

Ketika kau berpikir aku tak memperhatikan, aku tahu kau peduli, aku ingin mencapai apa saja yang dapat kuwujudkan.

Ketika kau berpikir aku tak memperhatikan, aku belajar banyak pelajaran hidup yang harus kutahu untuk dapat menjadi manusia yang baik.

Ketika kau berpikir aku tak memperhatikan, aku menatapmu dan ingin berkata,"Terima kasih untuk semua yang kuperhatikan ketika kau berpikir aku tak memperhatikan."